Kamis, 18 Oktober 2018

[REVIEW NOVEL] "Negeri para bedebah" -TERE LIYE


Wuuaaahhh...
Akhirnya selesai sudah baca novel ni setelah beberapa minggu. Maklumlah baca nya juga nyicil banget di sela-sela aktifitas yang padat ini #halaahsosibuk. Setelah sekian lama, mungkin sudah berbulan-bulan saya melupakan hobi yang satu ini. Yapz! membaca adalah salah satu hobi saya. Bahkan jauh sebelum saya mengenal huruf abjad, setidaknya saya faham isi cerita hanya melalui gambar, buku cerita anak-anak, buku-buku dongeng. Kalo jaman dulu tuh ortu saya getol banget bawain majalah bobo, pada tau kan? 😄 Dan malah sampe sekarang saya masih suka kok baca bacaan bergambar, komik-komik, apalagi jaman sekarang ada "webtoon" layanan baca komik digital gratis. Hehe
Oiya, btw kali ini saya akan mereview novel yang baru selesai saya baca. Judulnya : "Negeri Para Bedebah". Sekilas dari judulnya aja udah tau doong itu bukan novel genre romantis, yekan?
Salah satu novel terbaik karya TERE LIYE, penulis buku-buku bestseller ini benar-benar sangat luarbiasa, jenius, memacu adrenalin, membawa pembaca kedalam situasi yang menegangkan. Bikin greget deh pokoknya. Mirip dengan film-film action, para mafia kelas kakap.
Novel ini menceritakan tentang seorang konsultan keuangan profesional yang mempertahankan perusahaan keluarganya dalam carut marutnya perekonomian.
Hmm.. Menarik bukan?
Dikisahkan seorang eksekutif muda yang jenius, penasehat keuangan terkemuka bernama Thomas. Memiliki kemampuan dan karier yang sangat cemerlang. Sibuk mengisi berbagai acara seminar di berbagai negara didunia. Selain itu ia pun bergabung dalam sebuah club petarung tersembunyi yang beranggotakan berbagai profesi baik dari kalangan eksekutif muda hingga kepolisian.
Namun dari semua itu, Thomas atau Tommy memiliki masa lalu yang begitu suram. Ia yatim piatu sejak usianya masih 10 tahun, hanya opa, tante serta omnya yang tersisa. Kedua orang tua Thomas mati terbakar di atas puing-puing rumahnya akibat konflik yang terjadi karena arisan berantai yang didirikan papanya dan om Liem yang tamak. Penghianatan, para mafia besar beserta antek-anteknya. Dan Sejak saat itu Thomas membenci Om-Liem. beberapa tahun lamanya ia tak pernah ingin menemui om nya itu. Namun, kini masalah perekonomian global, krisis dunia, kesalahan pengelolaan mengakibatkan Perusahaan bank milik om Liem, bank semesta mengalami kehancuran. Bank tersebut akan ditutup. Para penghianat, mafia besar yang menginginkan kekuasaan lebih, mengingatkan Thomas pada dendam masa lalu nya. Dan dari sinilah, kisah perjuangan Thomas menyelamatkan sang om dimulai. Thomas mendapatkan ide untuk mengulur waktu likuidasi bank dalam waktu 2 hari, menyelamatkan bank semesta dengan menculik sang om dan membawanya ke rumah peristirahatan sang opa di Jatiluhur. Dengan jangka waktu singkat kita para pembaca diajak dalam kejar-kejaran antara Thomas dengan petugas kepolisian. Di bantu sang sekretaris yang cekatan dan profesional bernama maggie, serta orang-orang yang tak terduga lainnya, Thomas bisa menjalankan strateginya dalam penyelamatan tersebut, meski banyak halangan dan rintangan.
Wah pokoknya gila keren abis deh! Emang benar-benar "bedebah" ini novel.
Apalagi pake latar belakang kejadian yang sedikit saya bisa paham dan mungkin bang Tere Liye juga pakai kejadian krisis tahun 2008 sebagai bagian penting cerita, bagaimana sebuah bank yang seharusnya memang ditutup tapi kemudian diselamatkan oleh pemerintah demi menghindari dampak sistemik.
Walau novel ini fiktif, tapi setidaknya saya bisa mendapat pengetahuan baru lho mengenai banyak hal, terutama dalam sistem perekonomian serta strategi bisnis yang sebelumnya masih asing bagi saya, yaa...walaupun saya lulusan sarjana ekonomi tapi gak secerdas itu lho. Awam banget saya, maklum aja lah yaa mahasiswa jaman now lagi UAS aja diskusi menyamakan persepsi. Dan parahnya kadang copas jawaban mbah  google xixixixi.. Dikelas bawaannya ngantuk bae😁 #mahasiswadibawahratarata
Yaah... Pokok nya coba deh sob baca aja. Dijamin seru dah!
Oh iya, tapi menurut saya novel ini memiliki kekurangan, yakni terlalu sempurna! Maksudnya, menciptakan tokoh, karakter yang benar-benar beruntung. Meski berlika-liku. Entah ya namanya juga fiktif tapi penulis hebat banget bisa meletakan alur yang amat cantik.
Oke, segitu dulu ya guys review novel "Negeri para bedebah" ini. Semoga kalian yang baca syuka. 💕
Thanks.
Next time saya akan review lagi novel apa yang saya baca.
Bye.
#EuisSuminar